puisi puisi cinta karya ridwan, puisi puisi ini saya buat dari sejak smp sampai sekarang, ada puisi cinta, puisi kekasih, puisi asmara, puisi sedih, puisi alam, dan semua yang bertemakan cinta, sedih putus asa, dan banyak lagi puisi puisi di sini, andapun dapat menulis puisi cinta anda di sini, dan selamat membaca puisi cinta karya ridwan ini




Monday, August 13, 2007
kepada saudaraku "penyair"

kepadamu saudaraku, ku kisahkan kisahku,
kukabarkan sedihku, ku bagikan bahagiaku

kepadamu saudaraku, kuanugrahkan cinta saudara kepada saudara lainnya
seperti halnya air yang menyatu dalam tanah, hujan yang turun ke bumi
ku anugrahkan perasaan cinta dan sayangku kepadamu saudaraku sebagai saudaraku


  sesungguhnya para penyair adalah saudara bagiku, para pendusta kata adalah musuh bagiku, dan para ulama guru bagiku

tiada hal lain yang perlu aku katakan kepadamu sudaraku, selain aku mencintaimu sebagai saudaramu

Posted at 09:56 pm by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

aku

bintang hilang di gelapnya pantai;

angin tak mau tau, aku menggigil ;

raba sisi dinding langit, ia menggertak//

l elah , patah, hampa, aku letih”

kemana hilangmu?

sedang aku mencarimu
kemana jiwamu, sedang aku memanggilmu

aku lelah
di tulis penyair_kesepian at http://puisi.indonezia.net


Posted at 02:05 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

ampuni aku ya tuhan

ya allah .., tuhan segala penguasa
tuhan segala-gala nya...

ya allah, tuhan yang maha pemaaf...

dosa jiwa, dari pikiran setan
menelantarkan hambamu ini , kemaksiatan , pelanggaran sumpah

ya Allah,

hambamu adalah khalifah yang khilaf


Posted at 12:58 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

kepada bintang saksi bisu

bintang,

ia berdusta padaku//
ia berkata cinta-cinta yang semu ;

bintang,

ia ingkar-ingkar padaku//
ia berkata palsu padaku;

bintang,
ingatkan ia tentang rasanya,
ia- membuang jauh jiwanya demi nafsunya//

bintang,
mengapa kau diam?
aku tengah dingin, membeku di bawah langit
ku-tatapmu seraya berkata, "engkau-lah saksi cinta palsu itu"

bintang,
// ingatkan ia akan ingkar-nya


Posted at 12:55 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Saturday, August 11, 2007
tak sadarkah engkau?

tak sadarkah engkau?

         tulang tulangmu semakin rapuh, dinding kulitmu mulai mengkerut, serta pikiranmu semakin kalut

 

   tak sadarkah engkau?

      ia adalah sebuah nama untuk sesaat, karena engkau takkan pernah di kenang , dan kematianmu takkan pernah di agungkan..

 

    usaikan sudah kesombonganmu meningg-ninggikan namamu mengatasnamakan engkau adalah penyair terhebat di dunia, 

tak sadarkah engkau?

           dunia semakin menipumu, ia semakin memperpuruk jiwamu , hatimu, serta menggundahkan perasaanmu...
      merobek robek perasaanmu...
usaikan sudah semua dusta atas dirimu, usaikan sudah semua ke ego anmu atas namamu..

     ia adalah sesaat, takkan di kenang engkau ...

tak sadarkah engkau?
         karena engkau telah membunuh jiwa aslimu, dan meleburkannya dalam kemunafikan atas ketenaranmu oleh ego mu...

jiwa seorang penyair ialah jiwa suci, ia takkan mencari cari kebahagiaan dan takkan mencari kesedihan
         usaikan sudah semua dustamu, karena ia takkan berarti suatu apapun kecuali memperpuruk keburukanmu..


Posted at 12:52 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Wednesday, August 08, 2007
kekasih di seberang

kekasih di seberang

jiwaku adalah jiwa seorang perindu yang teramat menginginkan kekasih
kekasih, bangunlah dari hayalmu
karena mungkin esok adalah hari cinta bagi sang pecinta, dan hari rindu bagi sang perindu
kekasih, hari ini adalah hari yang indah, hari yang penuh gelora gelora jiwa
kekasih, bangunalah, hari esok adalah hari rindu yang akan di tuangkan oleh jiwa jiwa kita

kekasih, berdoalah, semoaga tuhaan sang maha pencipta , menciptakan hari esok untuk kita
kekasih lelaplah, dan tidurlah..

Posted at 01:51 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Sunday, August 05, 2007
Apakah kau lupa padaku?

Apakah kau lupa padaku?

 

Sudah berbulan-bulan perasaan ini menantikanmu

            Sudah berpuluh-puluh hari,perasan ini melewatkan kekosongannya menantikanmu

 

            Tidakkah engkau kasihan padaku sri ?

Aku merana dan jiwaku bersedih, hatiku merindukanmu dan aku mencintaimu

 

            Bagaimana mungkin aku dapat melewatkan semua derita ini dan menanggungnya seorang diri

 

Kekasih, sudah lupakah engkau denganku?


Posted at 12:30 pm by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Saturday, August 04, 2007
tak sanggup melupakanmu

kekasih, aku katakan aku tak sanggup...
ketika memaksakan untuk melupakanmu

kekasih, aku katakan aku tak sanggup
ketika pikiranku memaksaku untuk membunuh bayanganmu

kekasih, aku katakan padamu..
aku tak sanggup melepaskan kenangan yang telah terjadi saat itu

walau hingga saat ini aku tak pernah dapat menyentuhmu, atau merasakan jemari-jemari mungilmu atau menyentuh dinding wajahmu..
walau hingga saat ini aku tak pernah dapat lagi bertemu denganmu...
walau hingga saat ini aku tak pernah dapat lagi mendengarkan suaramu..

kekasih ketahulah satu hal..
aku takkan pernah dapat melupakanmu..

Posted at 10:25 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Monday, July 30, 2007
adakah diriku di hatimu?

sekian lama waktu masih memisahkan kita..
karena ia seakan akan telah pergi ketika selangkah ku jejaki
memang ini semua telah terjadi ..

sekian lama waktu masih memisahkan kita
dan adakah waktu masih membuat dirimu mengingatkan hatimu padaku?


kekasihku , dimanapun kau berada dan apapun aku bagimu
namun untukku enkau adalah kekasihku yang takkan pernah hilang..

kekasihku, maafkan aku yang telah menyakiti perasaanmu dahulu..
kan ku kejar dirimu hingga waktu akan memutihkan rambutku, melemahkan tubuhku namun hatiku takkan pernah rela untuk melepaskan namamu ...



kekasihku ..
aku masih teramat mencintaimu..

Posted at 01:37 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Monday, June 11, 2007
Aku akan kembali



 

Sayang aku berdoa dengan tangisku

Ku harap engkau merindukanku seperti hari ini aku merindukanmu

Ku nyanyikan seribu duka, mengiringi penderitaanku saat ini

 

            Aku pastikan diriku kan kembali padamu

            Rasa rindu ini telah memanggilku di dari dalam kalbuku untuk mencarimu

 

Sayang, aku merindukanmu dan mencintaimu dan takkan pernah dapat melupakanmu

Aku akan segera kembali walau itu dapat melukaimu lagi

(oleh dewi syair)


Posted at 03:16 am by penyair_kesepian
Tulis Komentar  

Previous Page Next Page

penyair_kesepian
March 11th 1986  (Age 32)
Male
mataram

 

contact penyair :
nama : penyair
email : penyair@gmail.com
frindster : ridwan_mataram@yahoo.com
Yahoo messenger : ridwan_mataram

puisi puisi cinta karya ridwan, puisi puisi ini saya buat dari sejak smp sampai sekarang, ada puisi cinta, puisi kekasih, puisi asmara, puisi sedih, puisi alam, dan semua yang bertemakan cinta, sedih putus asa, dan banyak lagi puisi puisi di sini, andapun dapat menulis puisi cinta anda di sini, dan selamat membaca puisi cinta karya ridwan ini


<< January 2019 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed